Arsip

Archive for Januari, 2011

Kenapa Konsentrasi Itu Penting?

Januari 19, 2011 Komentar dimatikan

Kalau dijawab dengan menggunakan teori dan praktek yang sudah umum,
mungkin penjelasan yang bisa diterima adalah antara lain:

1. Kecepatan

Kemampuan kita dalam berkonsentarsi akan mempengaruhi kecepatan dalam menangkap materi
yang kita butuhkan. Seorang pelajar / mahasiswa yang punya kemampuan bagus dalam berkonsentrasi
akan lebih cepat bisa menangkap materi yang seharusnya ia serap. Seorang karyawan yang bisa
berkonsentrasi, ia akan cepat menangkap (menguasai) berbagai jenis keahlian yang ia butuhkan.
Seorang olahragawan yang bisa berkonsentrasi dengan bagus akan lebih cepat dalam menguasi
tehnik-tehnik dan jurus-jurus yang ia butuhkan untuk menjadi bintang.
Saking pentingnya konsentrasi ini, Kurt Vonnegut pernah menulis begini: “The secret to success in any human endeavor is total concentration”.

2. Kekuatan

Konsentrasi, adalah sumber kekuatan. Apa hubungannya antara konsentrasi dengan kekuatan?
Satu dari sekian penjelasan yang bisa menggambarkannya itu adalah cara kerja pikiran. Konon,
pikiran kita akan bekerja berdasarkan “ingat” dan “lupa”. Pikiran kita tidak bisa bekerja untuk lupa
dan untuk ingat dalam satu waktu. Lupa dan ingat akan dilakukan secara bergantian dalam tingkat
kecepatan yang sangat maha super. Kalau anda ingat kebaikan orang, saat itu juga kita melupakan
kejelekannya. Sebaliknya, kalau kita mengingat kejelekannya, maka saat itu juga kita melupakan
kebaikannya. Teori Neouroscience-nya mengatakan bahwa otak manusia ini berubah sesuai dengan
penggunaan. Kemana kita mengarahkan konsentrasi akan diikuti dengan perubahan struktur fisik otak
itu (Neuroscience, Funderstanding, 1998-2001)

Kaitannya dengan katahanan seseorang terletak pada porsi dan frekuensinya. Kalau pikiran ini
lebih sering kita gunakan untuk mengingat atau melihat hal-hal positif dari diri kita, dari keadaan
dan dari orang lain di sekitar kita, maka kesimpulan yang tercetak di dalam diri kita adalah kesimpulan
positif. Kalau sudah kesimpulan ini yang terbentuk, maka energi yang muncul adalah energi positif.
Kekuatan dalam menghadapi kerasnya kenyataan hidup ini terkait dengan energi positif. Berdasarkan
pengalamannya, Bruce Lee menyimpulkan bahwa seorang jagoan itu sebenarnya adalah manusia biasa.
Bedanya adalah kemampuannya dalam menggunakan konsentrasi seperti sinar laser.
Contoh yang dekat itu misalnya kita gagal, entah itu gagal masuk UMPTN atau gagal masuk kerja.
Jika yang kita ingat dan yang kita lihat adalah sisi-sisi yang mengecewakan dari kegagalan itu dan
dari keadaan itu, maka sekuat apapun fisik kita pasti akan terasa berat untuk melangkah ke opsi lain.
Akan beda rasanya ketika kita masih bisa melihat opsi dan alternatif lain atau bisa mengingat-ingat
tujuan hidup kita dalam potret yang lebih besar (perspektif jangka panjang).

Meski kegagalan itu tetaplah kegagalan, tetapi energi yang keluar dari diri kita berbeda. Yang satu
menambah kekuatan dan yang satunya malah mengurangi kekuatan. Untuk bisa mengingat yang positif,
untuk bisa cepat melupakan hal yang negatif, dan untuk bisa melihat yang positif, tentu ini
terkait dengan kemampuan berkonsentrasi. Mahatma Gandhi menggunakan teknik
“ingat” dan “lupa” untuk memperkuat perjuangannya. Ketika dirinya hampir mau putus asa
menghadapi penjajahan, Gandhi kemudian memprogram pikirannya untuk ingat bahwa perjuangan
menegakkan kebenaran itu selalu akan berakhir menang meski kelihatannya kalah di babak awal.

Dengan kata lain, ketahanan seseorang itu tidak semata-mata terkait dengan kekuatan fisiknya.
Bukti-bukti yang ada lebih sering menunjukkan bahwa ketahanan itu terkait dengan kemana seseorang
memfokuskan konsentrasinya. Konsentrasi, karena itu disebut sumber kekuatan. Kalau anda melihat
kesulitan sebagai sebagai kesulitan, ini rasanya seperti bara api. Tapi kalau kita melihat kesulitan
sebagai rangkaian yang terpisahkan dari tujuan yang kita inginkan, ini rasa-batinnya akan beda.
Kesulitan di sini kita anggap sebagai tantangan (challenge), bukan sebagai tekanan (pressure and
tense).

3. Keseimbangan

Semakin bagus kemampuan Anda dalam berkonsentrasi, maka semakin cepat Anda bisa
menangkap signal dari dalam diri tentang apa yang kurang, apa yang kebablasan, apa yang
perlu dilakukan atau apa yang perlu dihindari, apa yang baik dan apa yang tidak baik. Dengan
ini semua maka hidup kita cepat seimbang atau stabil. Sopir yang punya kemampuan berkonsentrasi
bagus akan tajam sensitivitasnya. Kalau membaca penjelasan para ahli seputar Kecerdasan Multiple
(Multiple Intelligence), konsentrasi ini terkait dengan apa yang mereka sebut dengan istilah
Intra-personal intelligence, yaitu: kemampuan seseorang untuk bisa “connect” dengan dirinya
(Seven Ways of Knowing: Teaching for Multiple Intelligences, David Lazear. 1991)

Temuan di bidang olahraga (Calming The Mind So The Body Can Perform, Robert M. Nideffer,
Ph.D., 1995) mengungkap bahwa seorang atlet yang “being in zone” memiliki kualitas antara lain:
Punya perasaan dapat mengontrol dirinya secara penuh dan punya kepercayaan diri lebih kuat
Bisa memperkirakan apa yang akan terjadi dalam pertandingan sebelum benar-benar terjadi
Waktu berjalan secara normal
Objek tampak lebih luas dan tampak lebih gamblang (pandangan yang cerah)
Bisa beraksi dengan usaha yang tidak terlalu memeras keringat (semua berjalan secara “flow”)
Munculnya rasa senang / riang
Bisa menampilkan kualitas permainan yang melebih harapan

Jadi, konsentrasi adalah penggunaan yang proporsional terhadap pikiran untuk bisa fokus pada sasaran
yang kita inginkan. Ini berarti konsentrasi itu adalah jalan-tengah (the proper way) di antara dua sisi
yang ekstrim, yaitu: distraksi dan “tensi” (tension). Kalau kita tegang, biasanya bukan konsentrasi yang
muncul, tetapi adalah over-concentration (pandangan sempit). Sebaliknya, bila kita terkena distraksi:
sesuatu yang tidak penting, tidak mendesak dan tidak prioritas untuk kita pikirkan, maka ini adalah
under-concentration (ngelantur).

Sebab-sebab

Apa yang menyebabkan seseorang sulit berkonsentrasi? Wah, sebab-sebabnya tentu banyak.
Ini terkait dengan lapisan yang menyusun diri kita. Ada lapisan raga dan ada lapisan jiwa.
Jika raga kita bermasalah, katakanlah sakit gigi, ini juga bisa mengganggu konsentrasi.
Begitu juga kalau kita lapar atau belum ngopi bagi yang sudah kecanduan. Namun begitu,
jika masalah ini sudah berlanjut (akut), umumnya ini terkait dengan soal jiwa (batin).
Inipun terkadang sulit dimutlakkan dengan satu penjelasan. Karena itu, di bawah ini saya
mencoba merangkum beberapa penjelasan yang mudah-mudahan relevan dengan apa yang anda rasakan:

1. Gangguan keseimbangan emosional

Berbagai studi telah mengungkap bahwa stress, distress, depresi dan lain-lain bisa merusak
memori (impaired memory) dan konsentrasi (inability to concentrate). Kalau kita kembalikan
ke awal (akar), munculnya berbagai gangguan mental itu terkait dengan persoalan pola
hidup sehat (positif). Ini sepertinya sudah semacam “hukum alam”. Semakin banyak pikiran negatif,
sikap negatif, atau tindakan negatif yang kita biarkan, ya semakin rentan kita terhadap berbagai
gangguan itu. Apa ada orang yang selalu positif? Tentu tidak ada. Yang membedakan adalah kemampuan
“membersihkan” diri. Konon, 60-75 % penyakit fisik itu terkait dengan soal pikiran yang tidak sehat.

2. Kekosongan emosi

Mahasiswa / pelajar yang sudah tidak memiliki alasan kuat kenapa melanjutkan sekolah,
apa targetnya, apa tujuan besarnya, apa program-program pribadinya untuk mencapai target itu,
akan cenderung mudah merasa kosong batinnya, hambar hidupnya, atau kecil kepeduliaannya terhadap
statusnya sebagai pelajar. Kalau sudah begini, konsentrasi belajar pun rendah. Peduli akan memunculkan
kemauan yang keras. Kemauanlah yang membuat hidup kita dinamis, selalu terisi dari waktu ke waktu.

Begitu juga dengan pasangan rumah tangga yang sudah tidak jelas lagi alasan-alasannya, arahnya,
program-programnya. Kekosongan batin ini kerap mereduksi konsentrasi dalam membangun keluarga
(to develop). Kalau konsentrasi terus menurun, ya tentunya banyak penyimpangan yang muncul.
Ini bisa dari yang masih berstadium rendah sampai ke yang berstadium tinggi, misalnya saja perceraian
atau kehampaan rasa ber-rumah-tangga.

3. Manajemen pikiran

Konon, pikiran kita itu memproduksi 60.000 –an percikan pemikiran (thought) dalam setiap harinya.
Jumlah yang sebanyak itu tentu ada yang melawan dan ada yang mendukung. Nah, supaya bisa mendukung,
maka dibutuhkan manajemen. Salah satu unsur manajemen yang paling mendasar di sini adalah kemampuan
menangkap (catching). Menangkap di sini maksudnya kita mengetahui apa yang dikerjakan oleh pikiran kita.
Kita menyadari apa yang sedang dipikirkan oleh pikiran kita.

Kalau kita sedang mendengarkan ceramah dosen lalu pikiran kita ngelantur kemana-mana dan kita pun tidak
menyadarinya, ya pasti saja ngelanturnya kebablasan. Tapi jika kita cepat mengetahui dan menyadari,
ya kita akan cepat bisa mengalihkannya. Artinya, konsentrasi kita bisa rusak lantaran kita tidak cepat
mengetahui dan menyadari apa yang sedang dipikirkan oleh pikiran kita.

Bagaimana Mengasah Ketajaman Konsentrasi?

Seperti yang sudah kita bahas, bahwa penyebab menurunnya konsentrasi itu seabrek. Namun begitu,
jika kita merasa apa yang sudah kita bahas itu relevan dengan masalah yang kita hadapi,
mungkin kita bisa melakukan latihan (drill) di bawah ini:
1. Perjelas target Anda

Target di sini banyak kegunaannya. Selain akan menjadi bimbingan, ia pun bisa mendinamiskan hidup.
Dikatakan bimbingan karena kita tidak bisa menyuruhkan pikiran ini berkonsentrasi kalau tidak ada
sasarannya. Target adalah sasaran untuk dipikirkan oleh pikiran kita. Pikiran yang kita gunakan untuk
memikirkan sasaran demi sasaran akan membuat hidup dinamis. Orang yang hidupnya dinamis dengan
target-target yang dimiliki akan jauh dari gangguan dan kekosongan emosi. Jadi, beri tugas pada pikiran
untuk memikirkan sasaran, program atau target yang Anda buat.

2. Lakukan dan libatkan

Tentu tidak cukup dengan hanya membuat program atau target di atas kertas. Agar target itu benar-benar
bermanfaat dalam membimbing dan mendinamiskan, ya dibutuhkan disiplin diri dalam menjalankannya.
Lakukan sesuatu yang dapat mendekatkan anda dengan target yang Anda buat. Selain melakukan sesuatu,
hal yang terpenting di sini adalah melibatkan diri pada lingkungan yang pas dengan kita (environment system).

Temukan orang lain yang kira-kira bisa membuat Anda selalu “connect” dengan program atau target Anda.
Temukan lingkungan yang sejiwa dengan Anda. Kalau Anda punya target ingin jago di IT, misalnya,
tetapi Anda tidak mengenal orang IT, tidak masuk komunitas IT, jauh dari masyarakat IT,
ya tentu saja konsentrasi Anda kurang mendapat dukungan. Pedagang ber-komunitas dengan pedagang.
Olahragawan atau seniman ber-komunitas dengan orang-orang yang sejiwa dengan mereka.
Anda pun perlu mencontoh begitu.

3. Sering-sering berkomunikasi dengan diri sendiri

Ini misalnya menyepi (bukan menyendiri). Menyepi di sini maksudnya Anda memberi ruang dan
kesempatan untuk diri sendiri supaya berbicara dengan diri sendiri, self-dialog, self-talk, meditasi,
evaluasi, koreksi, refleksi, dan lain-lain. Ini berarti kita tidak perlu ke gunung untuk menyepi.
Menyepi dalam pengertian yang luas bisa kita lakukan di tengah keramaian, misalnya di kampus,
di kendaraan umum, di perpustakaan, dan lain-lain.
Yang penting esensinya di sini adalah kita “ingat” pada diri kita, memikirkan diri kita, memikirkan target kita,
memikiran apa yang sudah kita lakukan. Banyak orang yang hampir tidak pernah
memikirkan dirinya dalam arti yang positif. Dari pagi sampai malam yang dipikirin orang lain,
ingat orang lain, ngobrol ke sana ke mari tentang orang lain, dan seterusnya.
Mestinya yang bagus adalah seimbang.

4. Ciptakan sarana (mean)

Ini bisa dilakukan dengan membuat tulisan, catatan, gambar atau apa saja yang memudahkan kita mengingat dan melihat target, program atau bidang-bidang yang penting menurut kita. Ini bisa kita taruh di buku, di meja, di HP, di komputer, dan lain-lain. Artinya, ciptakan sarana yang membuat pikiran ini mudah melihat dan mengingat. Temukan acara teve atau radio yang mendukung agenda. Baca buku atau koran atau majalah yang mendukung. Temui orang yang bisa diajak ngobrol tentang apa yang kita pikirkan.

5. Tingkatkan kepedulian

Peduli terhadap diri sendiri berbeda pengertiannya dengan mementingkan diri sendiri. Peduli di sini artinya kita berperan seoptimal mungkin berdasarkan status kita. Pelajar yang peduli adalah pelajar yang berusaha berperan seoptimal mungkin sebagai pelajar: ya belajar, ya berorganisasi, ya demo secara positif, ya bergaul, ya mau menghormati guru / dosen, ya macam-macam. Karyawan yang peduli adalah karyawan yang berperan seoptimal mungkin berdasarkan status dirinya sebagai karyawan: ya belajar, ya bisa menerima bimbingan, ya bekerja keras, ya belajar bekerja cerdas, ya tidak ngambek-kan, ya macam-macam.

Kenapa peduli ini penting? Alasannya, ketika kita menolak peranan yang seharusnya kita lakukan berdasarkan status kita, maka yang muncul adalah konflik di batin, stress, depresi, distress, dan lain-lain. Ini biasanya diikuti oleh rombongannya, katakanlah seperti: keinginan yang tidak realistis dan akurat, pikiran yang tidak jelas fokus
dan sasarannya, hasil yang tidak pasti, munculnya pikiran-pikiran negatif terhadap diri sendiri, terhadap orang lain dan terhadap keadaan.
Meski kita sering mengasosiasikan konsentrasi itu dengan cara kerja pikiran, tetapi kalau perasaan kita terluka atau terganggu, akibatnya pikiran juga terganggu. Banyak hal yang tidak bisa kita pikirkan dan tidak bisa kita lakukan dengan bagus karena kita sedang menyimpan perasaan yang tidak bagus. Benar nggak begitu? Semoga ini bermanfaat.

Iklan

Axio

Januari 17, 2011 Komentar dimatikan

Driver axio download

Kategori:Link 4 WEB

Mysql Query

Januari 17, 2011 Komentar dimatikan
Dalam tutorial MySQL sebelumnya, kamu dah belajar tentang database kan? Nah dalam dunia praktek sehari-hari kamu bakalan jarang tuh make teori database. Kamu akan banyak berhubungan dengan yang namanya Query. Ingat, Query merupakan senjata utama kamu dalam bekerja sehari-hari dengan database. Kalau mau belajar MySQL, pelajari dulu tuh Query. Siap untuk mempelajari Query? Keep reading guys…

 

Query merupakan istilah yang digunakan untuk menyatakan berbagai perintah SQL. Setiap perintah melakukan beberapa hal terhadap database. Sebagai contoh, perintah CREATE akan membuat tabel dan database, sedangkan SELECT akan memilih baris-baris yang sudah pernah kamu sisipkan dalam database. Kita akan mendalami secara detil nantinya, namun untuk tahap awal, kita akan coba review beberapa struktur Query.

 

Konstruksi Query dimulai dengan salah satu perintah berikut:
  • ADD
  • DROP
  • CREATE
  • INSERT
  • SELECT
  • UPDATE
  • REPLACE
  • DELETE

 

Query memiliki banyak kelonggaran dalam penulisannya. Spasi dan Enter gak begitu diperhatiken dalam penulisannya. Artinya kalau kebetulan salah tulis spasinya kebanyakan, ndak masalah. Gitu.
Kategori:Info IT

Edcoustic Musik Nasyid

Januari 10, 2011 Komentar dimatikan

Lagu and clip Edcustic Nasyid: Download disini
kemudian pada file 2 tersebut tinggal klik 1 kali Download. pilih saja yaaa dijamin bagus

Kategori:Renungan Agama

Membuat class dalam Java

Januari 7, 2011 Komentar dimatikan

java class membuatnya yaitu:link
abstract class link

Kategori:Info Trik Java

Kalkulator

Januari 6, 2011 Komentar dimatikan

Membuat Calculator dengan Java

Java merupakan salah satu bahasa pemrograman yang cukup populer baik di kalangan mahasiswa IT maupun programmer/developer. Java mengusung konsep “Write once run anywhere”, yang artinya sekali programmer menuliskan kode untuk membuat suatu aplikasi, maka aplikasi tersebut dapat dijalankan di berbagai macam platform. Sebagai hasilnya, muncullah aplikasi-aplikasi Java pada berbagai platform, mulai dari Windows, Linux, Web, Mobile Phone, Peripheral dan banyak lagi.

Sebagai tip awal untuk Java, kita akan membuat aplikasi sederhana, yaitu kalkulator. Aplikasi kalkulator ini menggunakan mode GUI (Graphical User Interface) yang dilengkapi dengan button-button seperti halnya aplikasi Calculator pada Windows.
Langkah-langkahnya adalah:

  1. Karena aplikasi ini merupakan aplikasi grafik, maka beberapa library perlu di-import terlebih dulu.
    import java.awt.BorderLayout;
    import java.awt.Button;
    import java.awt.Container;
    import java.awt.GridLayout;
    import java.awt.event.ActionEvent;
    import java.awt.event.ActionListener;
    
    import javax.swing.JApplet;
    import javax.swing.JButton;
    import javax.swing.JFrame;
    import javax.swing.JPanel;
    import javax.swing.JTextField;
    
  2. Aplikasi Calculator merupakan turunan dari class JFrame yang ada di library Java.swing. Kita mendefisinikan terlebih dulu class utamanya, yaitu class Calculator, yang sekaligus menunjukkan nama file untuk aplikasi ini, yaitu Calculator.java.
    public class Calculator extends JFrame {
    private JTextField display;
    private double arg = 0;
    private String op = "=";
    private boolean start = true;
    TextFieldHandler handler = new TextFieldHandler();
    
  3. Kita siapkan sebuah konstruktor (yang pertama dieksekusi oleh aplikasi) untuk aplikasi calculator ini.
      public Calculator() {
        setLayout(new BorderLayout());
    
        display = new JTextField("0");
        display.setEditable(false);
        add(display, "North");
    
        JPanel p = new JPanel();
        p.setLayout(new GridLayout(4, 4));
        String buttons = "789/456*123-0.=+";
        for (int i = 0; i < buttons.length(); i++)
          addButton(p, buttons.substring(i, i + 1));
        add(p, "Center");
      }
    
  4. Pada setiap button, kita perlu memanggil method addActionListener untuk “mendengar” setiap event yang terjadi pada button yang ada.
    private void addButton(Container c, String s) {
      JButton b = new JButton(s);
      c.add(b);
      b.addActionListener(handler);
    }
    
  5. Event click yang terjadi pada setiap button, akan ditangkap oleh method ActionPerformed. Pada method inilah proses kalkulasi dilakukan.
    private class TextFieldHandler implements ActionListener {
    public void actionPerformed( ActionEvent event ) {
      String s = event.getActionCommand();
      if ('0' <= s.charAt(0) && s.charAt(0) <= '9' || s.equals(".")) {       
        if (start)  //pertama kali user menekan button         
          display.setText(s);       
        else
          display.setText(display.getText() + s);       
        start = false;     
        } else {
        if (start) {         
          if (s.equals("-")) {           
            display.setText(s);           
            start = false;         
          } else           
              op = s;       
        } else {         //text pada display diubah menjadi double           
          calculate(Double.parseDouble(display.getText()));         
          op = s;         
          start = true;
        } 
      }   
    } }
  6. Setelah database sukses dibuat, kita dapat menjalankan program VB.Net untuk menguji apakah koneksi dapat dibuat atau tidak. Konfigurasi standard yang kita masukkan adalah: Server: localhost, Username: root, Password: [kosong], Database: testkoneksi
      public void calculate(double n) {
      if (op.equals("+"))
        arg += n;
      else if (op.equals("-"))
        arg -= n;
      else if (op.equals("*"))
        arg *= n;
      else if (op.equals("/"))
        arg /= n;
      else if (op.equals("="))
        arg = n;
      //hasil ditampilkan
      display.setText("" + arg);
    }
    
  7. Terakhir adalah membuat void main yang merupakan penerapan class Calculator yang telah dibuat.
    public static void main(String[] args) {
      Calculator calc = new Calculator();
      calc.setTitle("Calculator");
      calc.setSize(200, 200);
      calc.setVisible(true);
    }
    
    }
    
  8. Untuk menjalankan program Java ini, kita dapat mengompilasi dengan javac.exe serta menjalankan menggunakan java.exe
    > javac Calculator.java
    
    > java Calculator
    
  9. Tampilan yang didapatkan adalah seperti berikut:

Kategori:Info Trik Java

Download

Januari 4, 2011 Komentar dimatikan

Program Link
rss program Link

Kategori:Link 4 WEB

Cilacap

Januari 3, 2011 Komentar dimatikan

pemkab kabupaten

Kategori:Link 4 WEB

lirik

Januari 2, 2011 Komentar dimatikan

lirik West klik
lirik Indo klik

Kategori:Link 4 WEB
%d blogger menyukai ini: